Setelah 2 tahun tinggal di S'pore akhirnya suami menuruti keinginan anak2 naik HippoTour (bis double dekker untuk para pelancong) .. Anak2 sih senang bukan kepalang, kita? ya, ikutan senang juga melihat mereka senang, bukan? ...
Anak2 ngotot ingin naik dibagian atas bis tingkat yang terbuka - jika panas kepanasan, jika hujan ya kehujanan .. untungnya hari tidak panas, juga tidak hujan .. hanya mendung sedikit .. tapi masya Allah, angin bertiup cukup kencang, sehingga saat bis mulai bergerak terasa sekali angin menerpa kencang wajah dan tubuh kami ..
Serasa bak turis lokal, jeprat-jepret, foto sana-sini .. kami sengaja memilih Hippo Heritage Tour, karena saya pikir lebih banyak tempat2 bersejarah yang akan kami saksikan, sedangkan kalau naik Hippo City Tour rute nya ya ke City alias Orchard, Great World City, Botanical Garden dan sekitarnya .. capeee deeee ...
Akan tetapi, baru beberapa tempat kita lalui, saya sudah merasa bosan .. lha, bagaimana tidak bosan .. lewat situ-situ doang! .. hingga satu tempat yang saya tidak tahan dan tidak segan-segan lagi berkomentar ...
Saat bis berhenti tepat didepan apartment block yang berwarna-warni .. sang tour guide menjelaskan pada para penumpang bahwa yang kita lihat tersebut adalah HDB apartment, yaitu apartemen subsidi pemerintah bagi rakyat Singapura-dijelaskan pula berapa kira2 harga satu unit apartemen tsb dan fasilitas didalamnya, termasuk dalam penjelasannya adalah jemuran yang melambai-lambai ... "that's how people dry their laundry, within about 3 or 4 hours all clothes will be dry ..." saya seraya berbisik pada suami "in 3 or 4 hours will be dry or will be gone by the wind" ... :-)
Saya tidak habis pikir, apakah HDB termasuk "Singapore Heritage" sehingga dalam tour harus diceritakan panjang lebar? .. saya mengharapkan tour guide lebih banyak bercerita tentang tempat2 bersejarah .. bukan mengenai gedung tertinggi di Singapura, atau rate menginap di Raffles Hotel yang semalamnya mahal bukan kepalang, atau condominium didekat Marina yang harganya selangit dan merupakan condo termahal diseantero Singapura ...
Mengapa bukan lebih banyak bercerita tentang Historical buildings, Cultural Heritage saat kami melalui Malay Heritage, Little India atau Chinatown .. atau saat kami melewati Asian Civilization Museum ... after all, it's a Heritage Tour, yes?, no? ....
Anak2 ngotot ingin naik dibagian atas bis tingkat yang terbuka - jika panas kepanasan, jika hujan ya kehujanan .. untungnya hari tidak panas, juga tidak hujan .. hanya mendung sedikit .. tapi masya Allah, angin bertiup cukup kencang, sehingga saat bis mulai bergerak terasa sekali angin menerpa kencang wajah dan tubuh kami ..
Serasa bak turis lokal, jeprat-jepret, foto sana-sini .. kami sengaja memilih Hippo Heritage Tour, karena saya pikir lebih banyak tempat2 bersejarah yang akan kami saksikan, sedangkan kalau naik Hippo City Tour rute nya ya ke City alias Orchard, Great World City, Botanical Garden dan sekitarnya .. capeee deeee ...
Akan tetapi, baru beberapa tempat kita lalui, saya sudah merasa bosan .. lha, bagaimana tidak bosan .. lewat situ-situ doang! .. hingga satu tempat yang saya tidak tahan dan tidak segan-segan lagi berkomentar ...

Saat bis berhenti tepat didepan apartment block yang berwarna-warni .. sang tour guide menjelaskan pada para penumpang bahwa yang kita lihat tersebut adalah HDB apartment, yaitu apartemen subsidi pemerintah bagi rakyat Singapura-dijelaskan pula berapa kira2 harga satu unit apartemen tsb dan fasilitas didalamnya, termasuk dalam penjelasannya adalah jemuran yang melambai-lambai ... "that's how people dry their laundry, within about 3 or 4 hours all clothes will be dry ..." saya seraya berbisik pada suami "in 3 or 4 hours will be dry or will be gone by the wind" ... :-)
Saya tidak habis pikir, apakah HDB termasuk "Singapore Heritage" sehingga dalam tour harus diceritakan panjang lebar? .. saya mengharapkan tour guide lebih banyak bercerita tentang tempat2 bersejarah .. bukan mengenai gedung tertinggi di Singapura, atau rate menginap di Raffles Hotel yang semalamnya mahal bukan kepalang, atau condominium didekat Marina yang harganya selangit dan merupakan condo termahal diseantero Singapura ...Mengapa bukan lebih banyak bercerita tentang Historical buildings, Cultural Heritage saat kami melalui Malay Heritage, Little India atau Chinatown .. atau saat kami melewati Asian Civilization Museum ... after all, it's a Heritage Tour, yes?, no? ....
